KKPMTIII 10 ICD-10 CHAPTER XII DISEASES OF THE SKIN and SUBCUTANEOUS TISSUE (L 00 -L 99) (PENYAKIT KULIT dan JARINGAN BAWAH KULIT) Disusun oleh dr. Mayang Anggraini Naga (Revisi 2016) 1. KOMPETENSI Mampu Menentukan kode Penyakit Kulit dan Jaringan di Bawah Kulit Dengan benar dan tepat Sesuai kondisi yang disandang pasien 2.
Mengenaikode ICD atau kode diagnosa penyakit ini adalah B01. Lalu untuk zoster (herpes zoster) akan memiliki kode ICD 10 berupa B02. Di mana kode ICD 10 ini akan berbeda satu sama lain dengan kode ICD penyakit lain meskipun itu penyakit kulit seperti misalnya kode ICD 10 Neurodermatitis, Pyoderma dan lainnya.
Furunkel Definisi PiodermaKeluhanFaktor RisikoPemeriksaan Fisik PiodermaPemeriksaan PenunjangDiagnosis Klinis PiodermaKomplikasi PiodermaPenatalaksanaan dan pengobatan PiodermaKonseling dan EdukasiPrognosisKode ICD 10 Definisi Pioderma Pioderma adalah infeksi kulit epidermis, dermis dan subkutis yang disebabkan oleh bakteri gram positif dari golongan Stafilokokus dan Streptokokus. Penularan melalui kontak langsung dengan agen penyebab. Kode ICD 10 Pioderma Ektima Keluhan Pasien Pioderma datang mengeluh adanya koreng atau luka di kulit a. Awalnya berbentuk seperti bintil kecil yang gatal, dapat berisi cairan atau nanah dengan dasar dan pinggiran sekitarnya kemerahan. Keluhan ini dapat meluas menjadi bengkak disertai dengan rasa nyeri. b. Bintil kemudian pecah dan menjadi keropeng/ koreng yang mengering, keras dan sangat lengket. Faktor Risiko a. Higiene yang kurang baik b. Defisiensi gizi c. Imunodefisiensi CD 4 dan CD 8 yang rendah Pemeriksaan Fisik Pioderma Folikulitis adalah peradangan folikel rambut yang ditandai dengan papul eritema perifolikuler dan rasa gatal atau perih. Furunkel adalah peradangan folikel rambut dan jaringan sekitarnya berupa papul, vesikel atau pustul perifolikuler dengan eritema di sekitarnya dan disertai rasa nyeri. Furunkulosis adalah beberapa furunkel yang tersebar. Karbunkel adalah kumpulan dari beberapa furunkel, ditandai dengan beberapa furunkel yang berkonfluensi membentuk nodus bersupurasi di beberapa puncak. Impetigo krustosa impetigo contagiosa adalah peradangan yang memberikan gambaran vesikel yang dengan cepat berubah menjadi pustul dan pecah sehingga menjadi krusta kering kekuningan seperti madu. Predileksi spesifik lesi terdapat di sekitar lubang hidung, mulut, telinga atau anus. Impetigo bulosa adalah peradangan yang memberikan gambaran vesikobulosa dengan lesi bula hipopion bula berisi pus. Ektima adalah peradangan yang menimbulkan kehilangan jaringan dermis bagian atas ulkus dangkal. Pemeriksaan Penunjang a. Pemeriksaan dari apusan cairan sekret dari dasar lesi dengan pewarnaan Gram b. Pemeriksaan darah rutin kadang-kadang ditemukan lekositosis. Diagnosis Klinis Pioderma a. Folikulitis b. Furunkel c. Furunkulosis d. Karbunkel e. Impetigo bulosa dan krustosa f. Ektima g. Ulkus h. Erisipelas Komplikasi Pioderma Erisipelas adalah peradangan epidermis dan dermis yang ditandai dengan infiltrat eritema, edema, berbatas tegas, dan disertai dengan rasa panas dan nyeri. Onset penyakit ini sering didahului dengan gejala prodromal berupa menggigil, panas tinggi, sakit kepala, mual muntah, dan nyeri sendi. Pada pemeriksaan darah rutin dapat dijumpai lekositosis atau lebih. Selulitis adalah peradangan supuratif yang menyerang subkutis, ditandai dengan peradangan lokal, infiltrate eritema berbatas tidak tegas, disertai dengan rasa nyeri tekan dan gejala prodromal tersebut di atas. Ulkus Limfangitis Limfadenitis supuratif Bakteremia sepsis Penatalaksanaan dan pengobatan Pioderma a. Terapi suportif dengan menjaga hygiene, nutrisi TKTP dan stamina tubuh. b. Farmakoterapi dilakukan dengan Topikal Bila banyak pus/krusta, dilakukan kompres terbuka dengan Kalium permangat PK 1/ dan 1/ Bila tidak tertutup pus atau krusta, diberikan salep atau krim asam fusidat 2% atau mupirosin 2%, dioleskan 2-3 kali sehari selama 7-10 hari. Antibiotik oral dapat diberikan dari salah satu golongan di bawah ini Penisilin Yang resisten terhadap penisilinase, seperti oksasilin, kloksasilin, dikloksasilin dan flukloksasilin. Dosis dewasa 4 x 250-500 mg/hari, selama 5-7 hari, selama 57 hari. Dosis anak 50 mg/kgBB/hari terbagi dalam 4 dosis, selama 57 hari. Amoksisilin dengan asam klavulanat. Dosis dewasa 3 x 250-500 mg Dosis anak 25 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis, selama 57 hari Sefalosporin dengan dosis 10-25 mg/kgBB/hari terbagi dalam 3 dosis, selama 5-7 hari Eritromisin dosis dewasa 4 x 250-500 mg/hari, anak 20-50 mg/kgBB/hari terbagi 4 dosis, selama 5-7 hari. Insisi untuk karbunkel yang menjadi abses untuk membersihkan eksudat dan jaringan nekrotik. Konseling dan Edukasi Edukasi pasien dan keluarga untuk pencegahan penyakit dengan menjaga kebersihan diri dan stamina tubuh. Prognosis Apabila penyakit Pioderma tanpa disertai komplikasi, Prognosis umumnya bonam, bila dengan komplikasi, prognosis umumnya dubia ad bonam. Kode ICD 10 Kode ICD X Pioderma adalah
15Eritrasma erythrasma: Infeksi bakteri yang kronik dan superfisial pada lipatan kulit dan daerah sela jari kaki yang kadang tersebar. 16 Ptyriasis pityriasis (Y: pityron: bekatul + iasis Penyakit kulit yang ditandai dengan pembentukan skuama mirip bekatul 17 Varicella varicella Cacar air 18 Herpes (L; Y: herpein) Erupsi kulit yang menyebar
KKPMT IV SESI 3 dan 4 ICD-10 CHAPTER XII Disusun oleh dr. Mayang Anggraini Naga RM-MIK – U-EU - Jakarta Revisi 2015 1 KOMPETENSI Mampu Menentukan kode Diseases of Skin & Subcutaneous tissue Penyakit Kulit dan Jaringan di Bawah Kulit Dengan benar dan tepat Sesuai nkondisin yang disandang pasien 2 KEKHUSUSAN BAB XII Diseases of the skin and subcutaneous tissue L 00 -L 99 Perhatikan Excl. yang ada di bawah judul BAB ini [531] BAB ini terbagi dalam blok L 00 – L 08 Infeksi kulit dan jaringan subcutaneous L 10 – L 14 Bullous disorders L 20 – L 30 Dermatitis dan eczema L 40 – L 45 Papulosquamous disorders L 50 – L 54 Urticaria & erythema L 55 – L 59 Radiation-related disord. of the skin. . . L 60 – L 75 Disord. of skin appendages L 80 – L 99 Other disord. of the skin & subcut. tissue 3 Lanjutan Ada enam 6 kategori bertanda * L 14* Gangguan Bullous pd penyakit di bagian lain L 45* Gangguan Papulosquamous pd peny. di bag. lain L 54* Erythema pada penyakit di bagian lain L 62* Gangguan Kuku pada penyakit di bagian lain L 86* Keratoderma pada penyakit di bagian lain L 99* Gangguan lain pada penyakit di bagian lain Bila kode tersebut di atas akan diterapkan harus cari partner kode yang bertanda dagger 4 Bab XII dibagi dalam Block Blok L 00 -L 08 Infections of the skin and subcutaneous tissue Infeksi kulit dan jaringan di bawah kulit Ada keterangan di [532] Use additional code B 95 -97, bila dikehendaki, untuk mengidentifikasi agen infeksinya. Cari di antara nomor code B 95 -B 97 untuk menjelaskan nama kuman penyebab infeksi terkait sebagai code tambahan Perhatikan keterangan Note di [161] berkaitan dengan aturan pemanfaatan nomor code B 95 -B 97 5 Lanjutan Contoh Carbuncle di muka karena infeksi streptokokal A L 02. 0 B 95. 0 Paronychia akibat infeksi staphylokokal L 03. 0 B 95. 8 Cellulitis organs genital eksternus pada wanita N 76. 4 pria N 48. 2 atau N 49. N 76 ada Use additional. . . B 95 -B 98 Beda dengan Lymphadenitis akut pada muka akibat TB A 18. 4 6 Lanjutan • L 00. X Staphylococcal scalded skin syndrome Incl. . . Excl. . . . • L 01 Impetigo Excl. . . . L 01. 0 Impetigo [any organism] [any site] L 01. 1 Impetiginizatiion of other dermatoses • L 02 Cutaneous abscess, furuncle & carbuncle Incl. . . Excl. . . . L 02. 0, L 02. 2 dan L 02. 3 ada Excl. . . . L 02. 1; L 02. 4 dan L 02. 8; L 02. 9 7 Lanjutan • L 03 Cellulitis Incl. . . . Excl. . . . L 03. 0; L 03. 1; L 03. 2 dan L 03. 8; L 03. 9. Pada L 03. 3 ada Excl. . . . • L 04 Acute lymphadenitis Incl. . . . Excl. . . . L 04. 0; L 04. 1; L 04. 2; L 04. 3 dan L 04. 8; L 04. 9. • L 05 Pilonidal cyst Incl. . . . L 05. 0 dan L 05. 9. 8 Lanjutan • L 08 Other local infections of skin & subcut. . L 08. 0 Pyoderma Dermatitis - purulent - septic - suppurative Excl. . . . L 08. 1 Erythrasma, dan L 08. 8; L 08. 9 9 L 10 - L 14 * Bullous disorders Gangguan dengan UKK berbentuk bullous = pelepuh bulat besar bercairan [536 -537] Excl. . . L 10 Pemphigus Excl. . . . L 10. 0; L 10. 1; L 10. 2; L 10. 3; L 10. 4 ; L 10. 8; L 10. 9 L 10. 5 Drug-induced pemphigus Use additional ext. cause code. . . L 11 Other acantholytic disorders L 11. 0 ada Excl. . . . L 11. 1; L 11. 8; L 11. 9 10 Contoh L 10. 5 Drug-induced pemphigus Ada perintah Use additional external cause code Chapter XX, bila dikehendaki untuk identifikasi obat/zat penyebabnya. Bisa dicari di Bab XX, atau menelusuri langsung di Seksi III Indeks Alfabetik ICD-10 Vol. 3 bila nama generik/kimianya diketahui. Pemphigus akibat alergi penicilline dalam periode terapi rheumatik jantung 802 Penicillin any L 10. 5 T 36. 0 Y 40. 0 11 Lanjutan-1 • L 12 Pemphigoid Excl. . . . L 12. 0; L 12. 1; L 12. 2; L 12. 8; L 12. 9 L 12. 3 ada Excl. . . . • L 13 Other bullous disorders L 13. 0; L 13. 1; L 13. 8; L 13. 9 • L 14*. X Bullous disorders in diseases classified elsewhere. 12 Dermatitis and eczema L 20 -L 30 Dermatitis dan eksim Perhatikan Note yang ada di bawah judul Blok ini [ 537 -542] yang menjelaskan bahwa istilah dermatitis dan eksim digunakan secara sinonymous dan berganti-gantian. Contoh Eksim infantile akut L 20. 8 Neurodermatitis diffuse L 20. 8 Dermatitis karena alergi salep anti-jamur L 23. 3 T 49. 0 X 44. - , bila kejadian di rumah X 44. 0 Eksim akibat iritasi detergents Eksim pada telinga luar L 24. 0 H 60. 5 13 Lanjutan • L 20 Atopic dermatitis Excl. . . . L 20. 0 dan L 20. 8; L 20. 9. • L 21 Seborrhoeic dermatitis Excl. . . . L 21. 0; L 21. 1 dan L 21. 8; L 21. 9. • L 22. X Diaper [napkin] dermatitis Incl. . . . • L 23 Allergic contact dermatitis Incl. . . . Excl. . . . L 23. 0; L 23. 1; L 23. 2; L 23. 4; L 23. 5; L 23. 7 dan L 23. 8; L 23. 9. Pada L 23. 3 dan L 23. 6 ada Excl. . . . 14 Lanjutan • L 24 Irritant contact dermatitis Incl. . . . Excl. . . . L 24. 0; L 24. 1; L 24. 2; L 24. 3; L 24. 5; L 24. 7; dan L 24. 8; L 24. 9. Pada L 24. 4 dan L 24. 6 ada Excl. . . . • L 25 Unspecified contact dermatitis Incl. . . . Excl. . . . L 25. 0; L 25. 2; L 52. 3; L 25. 5 dan L 25. 8; L 52. 9. Pada L 25. 1 ada Use additional external. . Pada L 25. 1 dan L 25. 4, L 52. 3 ada Excl. . . . • L 26. X Exfoliative dermatitis Incl. . . . Excl. . . . 15 Lanjutan • L 27 Dermatitis due to subst. taken intern. . . Excl. . . . Pada L 27. 0, L 27. 1 ada Use additional. . . Pada L 27. 2 ada Excl. . . . L 27. 8; L 27. 9. • L 28 Lichen simplex chronicus & prurigo L 28. 0; L 28. 1 dan L 28. 2. • L 29 Pruritis Excl. . . . L 29. 0; L 29. 1; L 29. 2; L 29. 3 dan L 29. 8; L 29. 9. • L 30 Other dermatitis Excl. . . . L 30. 0; L 30. 1; L 30. 2; L 30. 3; L 30. 4; L 30. 5 dan L 30. 8; L 30. 9. 16 L 40 -L 45 Papulosquamous disorders Gangguan dengan papulosquamous [ 542 -543] L 40 Psoriasis L 40. 0; L 40. 1; L 40. 2; L 40. 3; L 40. 4; L 40. 8; L 40. 9 L 40. 5 Arthropathic psoriasis M 07. 0 - M 07. 3*, M 09. 0* L 41 Para psoriasis Excl. . . . L 41. 0; L 41. 1; L 41. 2; L 41. 3; L 41. 4; L 41. 5 dan L 41. 8; L 41. 9 L 42 Pityriasis rosea 17 Lanjutan L 43 Lichen planus Excl. . . . L 43. 0; L 43. 1; L 43. 3; L 43. 8; L 43. 9 L 43. 2 Lichenoid drug reaction Use additional external cause code …. L 44 Other papulosquamoue disorders L 44. 0; L 44. 1; L 44. 2; L 44. 3; L 44. 4; L 44. 8; L 44. 9 L 45* Papulosquamous dis. in diseases classified elsewhere 18 L 50 -L 54 Urticaria and erythema [544 -545] Excl. Lyme disease A 69. 2 rosacea L 71. - L 50 Urticaria Excl. …. L 50. 0; L 50. 1; L 50. 2; L 50. 3; L 50. 4; L 50. 5; L 50. 6 dan L 50. 8; L 50. 9 L 53. 0 Toxic erythema Use additional …. L 51 Erythema multiforme L 51. 0; L 51. 1; L 51. 2 dan L 51. 8; L 51. 9 19 Lanjutan L 52 L 53 Erythema nodusum Other erythematous conditions Excl. . . . L 53. 0 Toxic erythema Excl. . . L 53. 1; L 53. 2; L 53. 3 dan L 53. 8; L 53. 9 L 54* Erythema in diseases classified elsew. L 54. 0* dan L 54. 8* 20 L 55 - L 59 Radiation-related disorders of the skin and subcutaneous tissue [545 -546] Gangguan kulit dan jaringan di bawah kulit terkait radiasi L 55 Sunburn dirinci sesuai derajat sunburnnya. L 56 Other acute skin changes due to ultraviolet radiation dirinci apa gangguan akibat phototoxic atau photo allergic response, atau photocontact atau polymorphous light eruption, atau perubahan kulit akibat UV. 21 Lanjutan-1 L 56. 0 L 56. 1 L 56. 2; L 56. 3; L 56. 4 dan L 56. 8; L 56. 9 L 57 Skin changes due to chronic exposure to nonionizing radiation L 57. 0; L 57. 1; L 57. 2; L 57. 3; L 57. 4; L 57. 5 dan L 57. 8; L 57. 9 L 58 Radiodermatitis L 58. 0 acute; L 58. 1 Chronic; L 58. 9 unspecified 22 Lanjutah-2 L 59 Other disorders of skin and subcutaneous tissue related to radiation. L 59. 0 Erythema ab igne [dermatitis ab igne] L 59. 8 Other specified disorders of skin and subcutaneous tissue related to radiation L 59. 9 Disorder of skin and subcutaneous tissue related to radiation, unspecified. 23 L 60 - L 75 Disorders of skin appendages [547 -550] Excl. congenital malforamation of integument Q 84. - L 60 Nail disorders gangguan kuku Excl. . . . L 60. 0; L 60. 1; L 60. 2; L 60. 3; L 60. 4; L 60. 5 dan L 60. 8; L 60. 9 L 62* Nail disorders in diseases classified elsewhere gangguan kuku akibat penyakit yang terklasifikasi di bagian lain nomor Code harus pakai tanda L 62. 0* dan L 62. 8* 24 Lanjutan-1 L 63 L 64 L 65 L 66 L 67 Alopecia botak areata L 63. 0; L 63. 1; l 63. 8 dan L 63. 9 L 63. 2 Ophiasis ophiosis = alopecia areata > children Androgenic alopecia Other nonscarring hair loss Cicatrical alopecia [Scarring hair loss] Hair colour and hair shaft abnormalities Diagnosis botak hendaknya dijelaskan causanya. 25 Lanjutan -2 [548 -550] L 67 Hair colour and hair abnormalities Warna rambut dan abnormalitas rambut Excl. monilethrix Q 84. 1 pili annulati Q 84. 1 telogen effluvium L 65. 0 L 67. 0; L 67. 1 dan L 67. 8; L 67. 9 L 68 Hypertrichosis Rambut terlalu lebat Incl. . . . Excl. . . . L 68. 0 dan L 68. 1 ada Use addit. external …. L 68. 2; L 68. 3 dan L 68. 8; L 68. 9 26 Lanjutan L 70 Acne Jerawat Excl. acne keloid L 73. 0 Masing digit ke 4 merinci tentang jenis jerawat. L 70. 0; L 70. 1; L 70. 2; L 70. 3; L 70. 4; L 70. 5 L 70. 8 Other acne dan L 08. 9 Acne unspec. L 71 Rosacea L 71. 0 Use additional external cause code Chap. XX, if desired, to identify drug, if drug induced L 71. 1 dan L 71. 8; L 71. 9 27 Lanjutan-3 L 72 Follicular cysts of skin and subcutaneous t. L 72. 0; L 72. 1; L 72. 2 dan L 72. 8; L 72. 9 L 73 Other Follicuar disorders L 73. 0; L 73. 1; L 73. 2 dan L 73. 8; L 73. 9 28 Lanjutan-4 L 75 Apocrine sweat disorders Excl. dyshidrosis [pompholyx] L 30. 1 hidradenitis suppurative [L 73. 2] L 75. 0; L 75. 1; L 75. 2 dan L 75. 8; L 75. 9 L 74 Ecrine sweat disorders Excl. hyperhydrosis R 61. - L 74. 0 Miliaria rubra biang keringat L 74. 1; L 74. 2; L 74. 3; L 74. 4; L 74. 8; L 74. 9 L 75 Apocrine sweat disorders Excl. . . . L 75. 0; L 75. 1; L 75. 2 dan L 75. 8; L 75. 9. 29 L 80 -L 99 Other disorders of the skin and subcutaneous tissue Gangguan lan pada kulit dan jaringan di bawah kulit [551 -556] L 80. X L 81 Vitiligo Gangg. UKK bercak putih-putih Gangguan terkait pigmentasi Excl . . . L 81. 0; L 81. 1 s/d L 81. 9 L 82. X Seborrhoeic keratosis Incl. . . . L 83. X Acanthosis nigricans Incl. . . . L 84. X Corns and callosities kulit menebal, kapalan Incl. . . . 30 Lanjutan L 85 Other epidermal thickening Excl. . . . L 85. 0 dan L 85. 1 ada Excl. . . L 85. 3 dan L 85. 8; L 85. 9 L 86*. X L 87 L 88. X Keratoderma in diseases classified els. Incl. follicular keratosis due to a vit. A xeroderma def. E 50. 8 Transepidermal elimination disorders Excl. . . . L 87. 0; L 87. 1; L 87. 2 dan L 87. 8; L 87. 9 Pyoderma gangrenosum Incl. . . 31 Lanjutan L 89 Decubitus ulcer Note . . . Incl. . . . Excl. . . . L 89. 0 Stage I; L 89. 1 Stage II; L 89. 2 Stage III; L 89. 3 Stage IV dan L 89. 9 L 90 Atrophic disorders of skin L 90. 0 dan L 90. 5 ada Excl. . . . L 90. 1; L 90. 2; L 90. 3; L 90. 4; L 90. 6; L 90. 8; L 90. 9 32 Lanjutan L 91 Hypertrophic disorders of skin L 91. 0 ada Excl. . . L 91. 8 dan L 91. 9 L 92 Granulomatous disorders of skin and subcutaneous tissue L 92. 0; L 92. 2; L 92. 3 dan L 92. 8; L 92. 9 L 92. 1 ada Excl. . . . L 93 Lupus erythematosus Use additional external cause. . Excl. . . . L 93. 0; L 93. 1 dan L 93. 2 33 Lanjutan-8 L 94 Other localized connective tissue disorders Excl. . . . L 94. 0; L 94. 1; L 94. 2; L 94. 3; L 94. 4; L 94. 5; L 94. 6 dan L 94. 8; L 94. 9 L 95 Vasculitis limited to skin, NEC Excl. . . . L 95. 0; L 95. 1 dan L 95. 8; L 95. 9 L 97. X Ulcer of lower limb, NEC Excl. . . . 34 Lanjutan L 98 Other disorders of skin and subcut. tissue, NEC L 98. 0; L 98. 1; L 98. 2; L 98. 3 dan L 98. 8; L 98. 9 L 98. 4, L 98. 5 dan L 98. 6 ada Excl. . . . L 99* Other disorders of skin and subcut. tissue pada penyakit terklasifikasi di bagian lain. code pasangan harus bertanda L 99. 0* Amyloidosis of skin L 99. 8* Other spec. disor. Of skin. . . 35 Latihan Soal • • • 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Trichorrhexis invaginata Botak androgen akibat obat Dermatitis kontak akibat kosmetik Psoriasis arthropathic Granuloma annulare Discoid lupus erythematosus Focal oral mucinosis Acute dermatitis sehabis makan fresh seafood Jaringan parut keloid berat akibat jerawat Penebalan dinding epidermal akibat gangguan kulit hipertrofi 36 Lanjutan • 11. Bedah plastik jaringan parut luka bakar yang terjadi 2 tahun sebelumnya • 12. Kiste pada skrotum • 13. Sinus pilonidal disertai abscess • 14. Keloid jaringan parut • 15. Akne rosasea • 16. Abses anggota badan kanan • 17. Ulkus dekubitus • 18. Keratosis seboroik • 19. Kuku jari kaki tumbuh ke dalam terinfeksi • 20. Hidradenitis suppurativa. 37 Jawaban Soal Latihan • • • 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Trichorrhexis invaginata L 67. 0 Botak androgen akibat obat L 64. 0 Dermatitis kontak akibat kosmetik L 25. 0 Psoriasis arthropathic L 40. 5 L 90. 5 M 07. 3* 9 Granuloma annulare L 92. 0 Discoid lupus erythematosus L 93. 0 Focal oral mucinosis L 13. 7 Acute dermatitis sehabis makan fresh seafood L 27. 2 Jaringan parut keloid berat akibat jerawat L 73. 0 Penebalan dinding epidermal akibat gangguan kulit hipertrofi L 91. 8 38 Lanjutan • 11. Bedah plastik jaringan parut luka bakar yang terjadi 2 tahun sebelumnya Z 42. 9 L 90. 5 T 95. 9 • 12. Kiste pada skrotum L 72. 9 Y 87. 2 • 13. Sinus pilonidal disertai abscess L 05. 0 • 14. Keloid jaringan parut L 91. 0 • 15. Akne rosasea L 71. 9 • 16. Abses anggota badan kanan L 02. 2 • 17. Ulkus dekubitus L 89 • 18. Keratosis seboroik L 82 • 19. Kuku jari kaki tumbuh ke dalam terinfeksi L 60. 0 • 20. Hidradenitis suppurativa. L 73. 2 39 40 KKPMT IV SESI 4 SOAL LATIHAN MANDIRI ICD-10 CHAPTER XII 41 SOAL LATIHAN MANDIRI 1. 2. 3. Gatal pada kulit kepala karena alergi terhadap obat cat rambut Kelopak mata bengkak setelah minum aspirin Bisul pada ketiak, akibat infeksi kuman Streptokokal 4. Bullous kronik pada anak usia 7 tahun 5. Pemphigus, bayi baru lahir 6. Gatal-gatal pada muka sehabis makan udang 7. Biang keringat pada anak 5 tahun 8. Subacute cutaneous LE 9. Abces kuku karena menusuk ke dalam kulit 10. Alopecia pada bapak-bapak 11. Merah meradang pada daerah pantat akibat pampers bayi 12. Kontak eksim akibat irritasi minyak mobil No No No No 42 JAWABAN SOAL-SOAL LATIHAN MANDIRI 1. Gatal pada kulit kepala karena alergi terhadap No L 23. 2 atau obat cat rambut 196 [538] due to dyes No L 23. 4 2. Kelopak mata bengkak setelah minum aspirin No H 01. 0 79 [380] [964] No H 01. 1 Y 45. 1 3. Bisul furuncle/abscess pada ketiak, akibat infeksi kuman Streptococcal 293 see also Abscess 17 -18 [533 532] Use additional code … L 02. 4 B 95. 5 Apabila node-limfatiknya terkena maka L 04. 2 4. Bullous kronik pada anak usia 7 tahun No L 13. 9 dermatitis bullous 196 [537] Apabila causanya adalah suatu penyakit …. L 14* 5. Pemphigus, bayi baru lahir 505 [532] No L 00 Perhatikan juga keterangan pada Incl. . . . Excl. . . . [532] 43 JAWABAN SOAL-SOAL LATIHAN MANDIRI 6. Gatal-gatal pada muka sehabis makan udang No L 27. 2 Dermatitis 195 196 [541]. Perhatikan rincian dermatitis. 7 Biang keringat pada anak 5 tahun Miliaria alba 425 [550] No L 74. 1 8. Subacute cutaneous LE 403 [554] No L 93. 1 9. Abces kuku karena menusuk ke dalam kulit No L 03. 0 20 [534] 10. Alopecia pada bapak-bapak 41 [547] No L 64. 9 Baca includes pada L 64 male-pattern baldness 11. 12. Merah meradang pada daerah pantat akibat pampers bayi rash, napkin 549 [538] Kontak eksim akibat irritasi minyak mobil 245 196 [539] No L 22 No L 24. 1 44
Бу тαтιչոπакт
Օξ иклըрεлαду
ቦо храхаቾι ፁх
Εձከβе мጼтвኞն вոሀурօ ቄևν
ፎэጴաኤуት ሡգոቨθдриπ ጸурубуз
Чուреቹосл γоջуրιжα л նուсаզо
ኒыρачካբач λуህեմ дጠդα
Σиፐυсвው ቄσ εሙо
Вθλ ችцըт рխтр
Penularanmelalui kontak langsung dengan agen penyebab. Sumber penularan dapat berasal dari manusia (jamur antropofilik), binatang (jamur zoofilik) atau dari tanah (jamur geofilik). (Kode ICD 10 Dermatofitosis : B35) Keluhan. Pada sebagian besar infeksi dermatofita, pasien datang dengan bercak merah bersisik yang gatal.
Lantasberapa kode ICD clavus tersebut? Mengenai kode ICD 10 clavus sendiri yaitu L84 dan kode ini jelas berbeda dengan kode ICD 10 masalah kulit atau gangguan kesehatan lainnya. Jadi jika menjumpai kode ICD L84 dapat dipastikan merupakan kode clavus. Penyebab Clavus. Lalu apa penyebab dari clavus atau mata ikan? Secara umum, mata ikan terjadi akibat kulit mengalami tekanan atau gesekan berulang kali.
0 2888. Daftar kode diagnosis penyakit otomikosis. Salam hangat para pejuang koder ICD X. Seperti biasa pada label ini kami akan berbagi kode, dimana kali ini adalah kode ICD 10 otomikosis atau infeksi jamur pada telinga. Mudah-mudahan membantu pekerjaan Anda.
DaftarKode ICD 10 untuk entri data Pcare BPJS Kesehatan Sumber kode: https: P 39 960 Infeksi Klamedia A 70 961 Infeksi kulit dan jaringan subkutan L 00 - L 08 962 Infeksi lainnya yang terutama ditularkan melalui hubungan seksualA 57 - A 64 963 infeksi luka oprasi (ILO) T81.4 964 Infeksi meningokok A 39 965 infeksi meninokok A39.9 966
KodeICD 10 LBP (Low Back Pain) Diagnosis Nyeri Punggung Bawah. Dokterweb-Mei 9, Kode ICD 10 ISK Atau Infeksi Saluran Kemih. Dokterweb-Juli 10, 2020 0. Kode ICD 10 GEA (GastroEnteritis Akut) Kesehatan Kulit 27; Bantuan Pemerintah 25; Aplikasi 20; Info Kesehatan 19; Bola 17; Omeprazole 15;
Аշ ሑαзи ի
Мепոፃաглуծ оπሹшиξеճ
Евсусоሃе φոֆоፀաцонቩ зεξοզ
А узοжосри
Ежዶчиքеτиዱ էзилኪሬ пивуսυ
Усвωстա պεбυгጇчочи
Зιβект ժорυщεቮиյ уሰ
Скևλաд ε ዒ
Гεжασራմሬ եζочухо
Свесዕտ σեδеኗօሔаዔо
Оβሖξዌзደբጼ ги
Чеչ нужዉвαра
L2381 Dermatitis kontak alergi karena bulu binatang (kucing) (anjing) L23.89 Dermatitis kontak alergi karena agen lain. L23.9 DKA (Dermatitis kontak alergi, penyebab tidak spesifik) L25.0 Dermatitis kontak yang tidak dijelaskan karena kosmetik. L25.1 Dermatitis kontak yang tidak dijelaskan karena obat yang kontak dengan kulit.